Text
Si Cebol Rindukan Bulan
Setiap anak manusia, boleh saja bercita-cita tinggi.
Namun, haruslah cita-cita itu disesuaikan dengan
kemampuan, keadaan, dan adat-istiadat di mana kita
bertempat tinggal. Watak tokoh yang ditampilkan dalam
cerita Si Cebol Rindukan Bulan merupakan suatu contoh
perilaku yang tidak sadar akan keadaan dirinya, mabuk
angan-angan, gila kehormatan dan kemuliaan, dan
beranggapan bahwa semua yang diinginkan dapat dibeli
dengan uang. Akibatnya, bukan kehormatan yang ia
dapatkan, melainkan kenistaan dan penderitaan yang
berkepanjangan.
Tanpa mengubah gaya bahasa dan penceritaan serta
latar belakang budayanya, buku ini diterbitkan kembali
dengan tampilan yang berbeda, terutama dari segi ejaan
dan sampulnya. Semoga kehadiran buku ini bermanfaat
bagi semua, terutama peminat sastra lama.
| F00782 | 813 MAJ s | Available |
No other version available