Buku ini mengisahkan tokoh bernama Ale, pria 37 tahun yang merasa hidupnya hampa, terus menerus mengalami penilaian negatif oleh lingkungan dan keluarganya. Ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dalam 24 jam, namun sebelum itu ia ingin makan seporsi mie ayam terakhirnya—sebuah simbol keinginan sederhana namun bermakna. Perjalanan kecil itu kemudian membuka pintu-pintu baru dalam hidupnya yang sebelumnya tak terduga.