Text
Hujan di Bawah Bantal
Apakah pernikahan butuh cinta? Bagaimana jika di dalamnya tidak kita temukan cinta? Sedang kita mesti menikah karena memang sudah waktunya. Keluarga, masyarakat juga agama mengarahkan ke sana, berdesak-desakan secara tersirat. Maka pernikahan mesti digelar.
Karena itu, catatan-catatan usang dibuka, dibaca dengan dada yang biasa agar tak ada Iagi rahasia. Bukankah apa-apa yang tersembunyi hanya akan menghantui sepanjang hidup? Terlebih luka, juga khianat, semacam tabung gas tiga kilogram yang masih aktif, sedang mulut gemar menghisap rokok. Siapa tak merasa terancam...
Ini hanya catatan-catatan perjalanan. Sangat biasa, dan jauh dari fantastis. Semacam pengakuan bahwa seseorang pernah tersesat, sangat jauh dan hampir lupa pulang, Lalu kaki-kaki mengantar pada dosa. Ah, siapa yang mesti disalahkan? Sedang pernikahan telah di mata, tak boleh ada rahasia, atau luka akan menjadi dan semakin dalam!
| F00226 | 899.221 HAD h C1 | Ruang Koleksi 800-899 | Available |
No other version available