Cinta memberiku lidah dan air mata. Oh tuhan! Kau telah membuka mataku dengan cinta. Dan dengan cinta, kau telah membutakanku. Kau telah menanamkan di dalam hatiku setangkai bunga mawar putih, namun disekelilingnya kau bangun pagar berduri. Akankah surga membebaskanku dan membiarkanku berjalan dalam prosesi cinta.