PERPUSTAKAAN SMP NEGERI 10 SEMARANG

JL. MENTERI SUPENO NO.1, MUGASSARI, SEMARANG SELATAN, SEMARANG, JAWA TENGAH 50249

  • Home
  • Visitor OnLine
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Burlian

Text

Burlian

Tere Liye - Personal Name;

Burlian mengisahkan tentang kehidupan seorang anak desa yang berasal dari Palembang. Burlian adalah seorang anak istimewa, seperti itulah keluarganya menjuluki Burlian, karena ia memiliki sifat yang berbeda dari kedua kakak dan satu orang adiknya. Burlian memiliki rasa ingin tahu yang besar, selalu banyak bertanya, dan mencoba berbagai hal yang menarik baginya.



Dalam buku ini, Burlian dan Pukat kakaknya selalu mencoba berbagai hal mulai dari mencoba bolos sekolah, yang malangnya Mamak dan Bapak nya mengetahui kegiatan membolos mereka. Ke esokan harinya Burlian dan Pukat diminta untuk pergi ke kebun bersama kedua orang tuanya dan tidak usah bersekolah. Tanpa fikir panjang atas sikap berbeda dari orang tuanya yang biasanya lebih mengutamakan pendidikan dan hari itu mereka malah diminta bantu di kebun. Karena terlalu senang, mereka sangat semangat karenga tidak perlu untuk pergi ke sekolah. Namun bukan hanya hari itu saja mereka diminta tidak bersekolah, hari esok, esok, dan berjalan seminggu. Mereka merasa bosan, dan lelah karena harus terus bekerja. Dan mereka baru sadar jika orang tuanya sedang memberikan pelajaran, yang membuat mereka kapok untuk bolos sekolah.



Lalu pembuatan pisau kecil dengan menaruh paku pada pinggiran rel kereta api yang dilakukan beberapa warga kampung mereka, membuat Burlian dan kakaknya Pukat penasaran dan mencobanya. Namun malang, ulah mereka diketahui oleh penjaga stasiun , mereka digiring ke pos stasiun dan dinasehati. Petugas itu memperbolehkan mereka pulang asal harus dijemput oleh keluarganya. Awalnya Burlian dan Pukat merasa tenang karena Mamak, Bapak, atau Kak Eli akan menjemput mereka sebelum senja namun hingga malam tidak ada yang menjemput mereka. Baru keesokan pagi, Bapak menjemput mereka.



Upaya burlian untuk menjawab rasa penasarannya terus berlanjut, saat ia mencoba kupon SDSByang dikeluarkan pemerintahan periode itu disaat orang tuanya menentang segala bentuk judi termasuk ikut membeli kupon SDSB. Namun saat pengumuna tiba, Mamak merobek kertas SDSB tersebut padahal Burlian yang keluar sebagai pemenang.



Ketika Burlian, Kak Pukat, dan Can teman Burlianmelanggar peraturan Bapak dan Bakwo Dar untuk masuk ke dalam hutan larangan. Karena penasaran Burlian masuk ke dalam hutan itu, saat di dalam merekadiawasi dan hampir menjadi santapan buaya penghuni hutan itu. Jika Bapak tidak meluncurkan senapan anginnya mungkin mereka akan menjadi santapan hiu.



Dari semua kejahilan Burlian, ia juga memiliki sifat baik hati dan kesetiakawanan dengan temannya. Saat teman temannya menjauhi dan mengejek Ahmad, karena ia berbeda dari yang lain. Pemalu, tidak pernah main, berkulit hitam, dan tertutup. Namun Burlian terus mengajaknya bermain, awalnya teman temannya agak risih saat Ahmad bermain namun akhirnya mereka terbiasa dan bahkan mengagumi Ahmad karena sangat apik dalam bermain bola melebihi teman temannya.



Dari semua kisah Burlian, tidak terlepas dari perjuangan seorang guru satu satunya di sekolah mereka ialah Pak Bin. Walaupun belum jadi PNS, Walaupun hanya dia satu satunya guru di SD itu. Bukan Pak Bin tidak pintar sehingga tidak tau tentang test CPNS. Namun ia tidak pernah melewatkan test itu, dan hasil akhirnya dia tetap tidak lolos dan diangkat menjadi PNS. Namun Pak Bin tetap semangat mengajar dari kelas 1 sampai kelas 6. Pak Bin slalu memiliki cara unik agar muridnya tidak bosan. Dan Pak Bin selalu meninggalkan satu kelas dengan meminta temannya mendikte atau memberikan tugas untuk mengajar di kelas lain.



Buku inipun mengisahkan tentang perkenalan Burlian dengan kepala proyek jalan raya yang sedang dibangun di desanya, ia berasal dari Jepang bernama Takamura san. Nakamura dan Burlian berteman dekat, walaupun saat itu umur Nakamura menginjak 45 tahun. Nakamura dan Burlian membicarakan banyak hal mulai dari mengamati bintang melalui teropong yang merupakan kegemaran Nakamura dan Keiko anaknya, membicarakan desanya Burlian, dan lainnya. Tuan Nakamura yang akan merubah hidup Burlian kelak. Karena Nakamura san, Burlian dapat bersekolah SMP, SMA, dan kuliah di Jakarta. Karena Nakamura san, Burlian dapat mewujidkan mimpinya pergi ke Jepang. Karena Nakamura san Burlian dapat bertemu Keiko chan.

https://www.kompasiana.com/endangrachmawati/resume-buku-burliantere-liye_54f9937fa3331151548b4a21


Availability
F00084899.221 LIY b C1Ruang Koleksi 800-899 (800-an)Currently On Loan (Due on2022-10-05)
F00872899.221 LIY bRuang Koleksi 800-899 (800-an)Available
Detail Information
Series Title
Serial Anak-Anak Mamak
Call Number
899.221 LIY b
Publisher
Jakarta : Republika., 2009
Collation
vi+339 hlm; 13.5 x 20.5 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9789791102681
Classification
899.221
Content Type
text
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Novel Indonesia
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Tere Liye
Other version/related
TitleEditionLanguage
Pukatid
Elianaid
File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

PERPUSTAKAAN SMP NEGERI 10 SEMARANG
  • Visitor Online
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

SEJARAH PERPUSTAKAAN SMP NEGERI 10 SEMARANG

SMP Negeri 10 Semarang didirikan pada tahun 1979. Berawal dengan status Sekolah Teknik Negeri (STN) yang berlokasi di Jl. Ki Mangunkaso No. 1 Semarang. Lalu pada tahun 1984, SMP Negeri 10 Semarang berpindah ke Jl. Menteri Supeno No. 1 hingga saat ini. Selain berpindah lokasi, SMP Negeri 10 Semarang juga mengalami pergantian status yang semula STN menjadi SLTP ( Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama ). Dan terus mengalami perubahan hingga saat ini menjadi Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Semarang.
Perpustakaan sekolah, merupakan satu kesatuan. Dimana tujuan utama peprustakaan sekolah adalah mendukung sistem pendidikan yang ada dan sebagai penyalur media pembelajaran. Adapun sejarah berdirinya perpustakaan ini selalu beriringan dengan berkembangnya SMP Negeri 10 Semarang.
Perpustakaan SMP Negeri 10 Semarang, juga terus melakukan perbaikan yang ada. Mengalami beberapa kali pergantian kepala hingga pustakawannya dengan tujuan ada progres perkembangan. 

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

View My Stats

© 2026 — Senayan Developer Community SMP NEGERI 10 SEMARANG

Powered by Librarian SMPN 10 Semarang
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search